Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Guru Besar Unhan Gugat UU TNI ke Mahkamah Konstitusi

UU TNI dinilai membatasi hak prajurit dalam aspek ekonomi dan karier sipil.
ErickaEricka17 Maret 2025 Politik
Uji Materi UU TNI di MK
Mahkamah Konstitusi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pekanbaru – Guru Besar Universitas Pertahanan (Unhan), Kolonel Sus Prof. Dr. Drs. Mhd. Halkis, MH, mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara

Nasional Indonesia (UU TNI) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Halkis menilai beberapa pasal dalam UU tersebut bertentangan dengan konstitusi dan membatasi hak prajurit sebagai warga negara.

“Uji materi UU TNI diajukan karena terdapat aturan yang mengekang hak prajurit dalam aspek ekonomi serta kesempatan berkarier di jabatan sipil,” kata Mhd. Halkis dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2025).

Gugatan ini disampaikan melalui kuasa hukumnya, Izmi Waldani dan Bagas Al Kautsar, dengan Nomor Registrasi 41/PAN.ONLINE/2025 di MK.

Salah satu poin utama dalam uji materi ini adalah Pasal 2 huruf d UU TNI, yang mendefinisikan tentara profesional sebagai prajurit yang terlatih, terdidik, diperlengkapi dengan baik, tidak berpolitik praktis, tidak berbisnis, dan dijamin kesejahteraannya.

Menurut Halkis, definisi tersebut menggunakan pendekatan negatif, yaitu hanya menyebutkan apa yang tidak boleh dilakukan oleh prajurit, tanpa menjelaskan secara positif apa yang dimaksud dengan tentara profesional.

“Tentara profesional seharusnya dimaknai sebagai prajurit yang menjalankan tugas negara secara netral, berbasis kompetensi, dan memiliki hak dalam aspek ekonomi serta jabatan publik,” tegasnya.

Selain itu, Pasal 39 ayat (3) UU TNI, yang melarang prajurit berbisnis, dinilai bertentangan dengan Pasal 27 ayat (2) UUD 1945, yang menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak.

Halkis mencontohkan bahwa di Amerika Serikat dan Jerman, prajurit diperbolehkan memiliki usaha dengan mekanisme pengawasan ketat. Ia mempertanyakan mengapa di Indonesia larangan ini diberlakukan, padahal kesejahteraan prajurit sering kali dianggap masih kurang memadai.

“Prajurit mengalami ketimpangan ekonomi akibat larangan ini, terutama setelah pensiun. Jika aturan ini tetap berlaku, negara wajib memberikan jaminan ekonomi yang layak bagi prajurit selama bertugas dan setelah purna tugas,” ujar Halkis.

Ia juga menyoroti Pasal 47 ayat (2) UU TNI, yang membatasi jabatan sipil bagi prajurit aktif hanya di tujuh instansi, seperti Kemenko Polhukam, BIN, Lemhannas, dan BNN.

Menurutnya, aturan ini tidak sesuai dengan prinsip meritokrasi dan bertentangan dengan Pasal 28D ayat (3) UUD 1945, yang menjamin hak warga negara atas kesempatan yang sama dalam pemerintahan.

“Banyak jabatan sipil yang membutuhkan keahlian teknokratis prajurit TNI, seperti di Kementerian Pendidikan atau Kementerian Luar Negeri, tetapi aturan ini membatasi kesempatan mereka,” jelasnya.

Jika MK mengabulkan permohonan ini, Halkis menyebut beberapa perubahan besar dapat terjadi. Konsep profesionalisme militer akan lebih jelas dan berbasis prinsip konstitusi serta keadilan.

Hak ekonomi prajurit juga akan lebih fleksibel, dengan sistem pengawasan ketat atau peningkatan kesejahteraan dari negara.

Selain itu, prajurit TNI dapat memiliki kesempatan karier yang lebih luas, termasuk menduduki jabatan sipil berdasarkan kompetensi.

“Reformasi UU TNI melalui keputusan MK ini diharapkan dapat menjadi dasar revisi UU TNI agar lebih sesuai dengan tuntutan zaman, serta menjadi preseden penting bagi reformasi ketatanegaraan di Indonesia,” tutup Halkis.

Hak Prajurit Konstitusi Indonesia Profesionalisme Militer Revisi UU TNI UU TNI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKericuhan di Rapat RUU TNI, Polisi Terima Laporan Sekuriti
Next Article Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

Traveling Sendiri, Kenapa Tidak?

Travel Ericka

Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Islami Dexpert Corp

Bendera Fiksi, Ketakutan Nyata

Editorial Udex Mundzir

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Koperasi Desa: Membangun atau Menguras?

Editorial Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor