Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 16 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Penerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target

Dirjen Pajak akui tantangan berat kejar target Rp2.189 triliun, namun tetap optimis lewat reformasi dan perluasan basis pajak.
ErickaEricka7 Mei 2025 Ekonomi
Djp
Gedung Dirjen Pajak (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Angin kencang menerpa laju penerimaan pajak nasional pada awal 2025. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengakui, capaian kuartal pertama tahun ini belum memuaskan dan berpotensi menghambat pencapaian target ambisius senilai Rp2.189 triliun.

Target itu naik 13,5% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Namun di hadapan Komisi XI DPR RI dalam rapat dengar pendapat (RDP) Rabu (7/5/2025), Dirjen Pajak Suryo Utomo mengakui tekanan fiskal yang dihadapi.

“Kalau dari besaran angka, penerimaan pajak ditargetkan Rp2.189 triliun atau tumbuh 13,5% apabila dibandingkan dengan realisasi 2024,” ungkap Suryo.

Ia menyebut bahwa meski awal tahun ini kinerjanya jeblok, ada titik terang pada bulan Maret, di mana penerimaan tercatat mencapai Rp168 triliun, naik dari Rp156 triliun pada Maret 2024.

“InsyaAllah untuk April ini kami sedang konsolidasi datanya dan kami sangat mengharapkan karena ini menjadi cerita, apalagi pajak merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan,” tegasnya.

Baca Juga:
  • Prabowo Pangkas Anggaran MBG Jadi Rp10.000
  • PHK Meluas, Pekerja Informal Lampaui 50 Persen
  • World Bank Beri Solusi untuk Capai Kemakmuran Ekonomi di Indonesia
  • Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%

Untuk mengejar target, DJP mengusung berbagai strategi utama. Mulai dari perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, hingga penguatan penegakan hukum.

Tak ketinggalan, reformasi administrasi pajak melalui sistem Coretax juga dijanjikan akan rampung pada Juli 2025.

“Kami meningkatkan kepatuhan dengan cara menguji, mensinergi, join program, serta menegakkan hukum,” ujar Suryo.

Ia menambahkan, harmonisasi kebijakan pajak internasional juga menjadi fokus untuk meningkatkan rasio pajak dan memperkuat daya saing usaha.

Insentif perpajakan akan tetap diberikan, tetapi secara terukur dan terarah, guna menunjang transformasi ekonomi bernilai tambah.

Artikel Terkait:
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG
  • Sepekan Terakhir, Bursa Efek Indonesia Catatkan Transaksi Saham Melambat
  • Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026
  • 28 Ribu Pegawai BUMN Terima Bansos, DPR Minta DTSEN Dibenahi

Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti capaian pendapatan negara hingga Maret 2025 yang mencapai Rp516,1 triliun.

Dari jumlah itu, penerimaan perpajakan berkontribusi sebesar Rp400,1 triliun, termasuk Rp322,6 triliun dari pajak dan Rp77,5 triliun dari bea cukai.

Ia menggarisbawahi lonjakan signifikan dibanding Februari, di mana hanya terkumpul Rp316,9 triliun. Hal ini menunjukkan potensi perbaikan jika tren pertumbuhan terus dipertahankan.

Meski jalan menuju target tampak terjal, DJP berkomitmen menjaga stabilitas fiskal nasional dengan pendekatan strategis dan kolaboratif lintas sektor.

Jangan Lewatkan:
  • Kericuhan Job Fair Bekasi, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Sistem Bursa Kerja
  • BGN Usulkan Tambahan Rp 100 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis
  • Jokowi Lepas Tangan Soal Kenaikan PPN 12 Persen
  • Pertamina Turunkan Harga BBM Non Subsidi, Cek Daftarnya!

Coretax 2025 Dirjen Pajak Suryo Utomo Penerimaan Pajak 2025 Reformasi Pajak Strategi DJP
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEfisiensi Anggaran Tekan Okupansi Hotel di Kaltim
Next Article AI Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Mulai 2025

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

WNI Bisa Kunjungi 42 Negara Ini Tanpa Visa

Travel Ericka

Keistimewaan Haji Lansia: Ihram Pengganti di Gelombang Kedua

Islami Alfi Salamah

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Perspektif Alfi Salamah

DPR AS Desak Apple dan Google Hapus TikTok Januari 2025

Techno Silva
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi