Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 15 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

BMKG menjelaskan prediksi suhu diatas normal di Indonesia bukan berarti gelombang panas ekstrem seperti ramai diberitakan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati14 Maret 2026 Lingkungan
BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April
Ilustrasi Panas ekstrem (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Isu gelombang panas yang disebut-sebut akan menyengat Indonesia pada April mendatang memicu perhatian publik. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai informasi tersebut perlu dipahami dengan hati-hati karena kondisi yang diprediksi sebenarnya lebih merujuk pada peningkatan suhu musiman, bukan fenomena heatwave ekstrem.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan bahwa laporan yang beredar berasal dari proyeksi musim untuk periode Maret–April–Mei 2026. Dalam proyeksi tersebut, sebagian wilayah Asia Tenggara diperkirakan mengalami suhu di atas rata-rata normal, termasuk wilayah Indonesia. Informasi ini merujuk pada outlook musim yang dikeluarkan oleh Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC).

“Yang disampaikan ASMC adalah outlook musim periode Maret–April–Mei, yakni bagaimana karakter temperatur musim tersebut yang cenderung berada di atas normal,” ujar Ardhasena pada Jumat (13/3/2026).

Ia menegaskan bahwa kondisi suhu di atas normal tidak sama dengan gelombang panas. Fenomena heatwave memiliki karakteristik waktu yang relatif singkat dan biasanya berlangsung maksimal sekitar dua minggu. Sementara proyeksi musim yang dimaksud menggambarkan tren suhu selama periode tiga bulan, bukan kejadian ekstrem jangka pendek.

Baca Juga:
  • Plt Bupati Sidoarjo Tinjau Penanganan Banjir
  • BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah
  • Seno Aji Kecam Penambang Nakal di Kaltim
  • Pertamina Perluas Produksi Bioavtur Jelantah di Dua Kilang

Sebelumnya, sejumlah laporan media internasional menyebut Asia Tenggara berpotensi dilanda gelombang panas mulai April. Prediksi tersebut mengutip prakiraan terbaru dari ASMC yang menyatakan suhu di sebagian besar wilayah maritim dan daratan Asia Tenggara berpotensi berada di atas nilai rata-rata selama periode Maret hingga Mei 2026.

Dalam proyeksi tersebut, kemungkinan suhu di atas normal diperkirakan mencapai 80 hingga 100 persen di wilayah Indonesia dan Malaysia. Kondisi panas diperkirakan mulai terasa di kedua negara itu sebelum meluas ke beberapa wilayah lain di Asia Tenggara dalam beberapa bulan berikutnya. Selain Indonesia dan Malaysia, kawasan Thailand serta Vietnam bagian utara juga diprediksi mengalami kondisi serupa.

Meski demikian, tidak semua wilayah diperkirakan mengalami peningkatan suhu signifikan. Beberapa area seperti Vietnam bagian tenggara, Kamboja, serta sejumlah wilayah di Filipina diprediksi memiliki suhu yang relatif mendekati kondisi normal.

BMKG juga mengingatkan bahwa istilah gelombang panas memiliki definisi khusus dalam ilmu meteorologi. Berdasarkan penjelasan sebelumnya dari pejabat BMKG, suatu wilayah baru dapat dikategorikan mengalami heatwave apabila suhu maksimum harian meningkat setidaknya 5 derajat Celsius di atas rata-rata dan berlangsung selama lima hari berturut-turut.

Artikel Terkait:
  • BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di Jawa Barat hingga 7 Februari
  • El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026
  • KLH Dorong Pembatasan Impor Plastik Virgin Demi Kurangi Sampah
  • Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

Selain itu, fenomena gelombang panas umumnya lebih sering terjadi di wilayah lintang menengah hingga lintang tinggi yang memiliki daratan luas, seperti kawasan kontinental atau sub-kontinental. Kondisi geografis Indonesia yang didominasi perairan membuat kejadian heatwave ekstrem relatif jarang terjadi.

Meski begitu, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap peningkatan suhu udara dalam beberapa bulan ke depan. Perubahan suhu musiman dapat berdampak pada kenyamanan aktivitas masyarakat, kesehatan, serta potensi meningkatnya risiko kekeringan di beberapa wilayah.

Dengan penjelasan tersebut, BMKG berharap masyarakat tidak salah menafsirkan informasi mengenai prediksi cuaca dan iklim. Peningkatan suhu di atas normal memang mungkin terjadi, tetapi belum tentu berarti Indonesia akan mengalami gelombang panas ekstrem seperti yang terjadi di beberapa negara lain.

Jangan Lewatkan:
  • Sikat Gigi: Kontributor Tersembunyi Krisis Iklim
  • Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh
  • Indonesia Dinilai Kurang Serius Atasi Polusi Plastik
  • Galunggung Dilirik UNESCO, Warga Didorong Jadi Penjaga Alam
BMKG Cuaca Ekstrem Asia Tenggara Gelombang Panas Indonesia Perubahan Iklim Prakiraan Suhu 2026
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePotensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun
Next Article KA Serayu Kini Berhenti di Stasiun Rajapolah

Informasi lainnya

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

12 Juli 2026

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

10 Juli 2026

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

6 Juli 2026

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Editorial Lisda Lisdiawati

Tombol Motivasi

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Negara Diam, Judi Online Merajalela

Editorial Udex Mundzir

Dropbox PHK 528 Karyawan, Alihkan Fokus pada Investasi AI

Bisnis Silva
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi